
"Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan menjalin koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara optimal," ujar Mabrur.
Menurutnya, perusahaan secara rutin melakukan patroli darat dan pemantauan udara menggunakan teknologi drone, serta aktif melakukan sosialisasi kepada karyawan dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya pencegahan karhutla. Selain itu, sejumlah posko siaga juga disiapkan di titik-titik rawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Ia menambahkan, keberhasilan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi, edukasi, dan kolaborasi yang erat antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin serta penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Melalui apel siaga ini, seluruh pihak diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat ditekan secara optimal sehingga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat dapat terus terjaga. (rls)