
Selama proses pemotongan kambing di halamam Pemkab Lampura, tampak sejumlah aparat Kepolisian dan Polisi Pamong Praja ikut menyaksikan
Sementara itu, Iwan, warga Kotabumi, Lampung Utara, kepemimpinan Agung sebagai bupati tidak mampu mengayomi warganya. Warga tidak peduli dan prihatin dengan Agung atas apa yang dialami Agung saat ditangkap KPK. “Justru warga bergembira,” kata Iwan.
Ia mengatakan, kepemimpinan bupati Agung selama ini dinilai tidak merakyat. Rakyat yang berada di kabupaten merasa tidak ada perhatian dari bupati atas kepentingan rakyat.
Tak hanya rakyat, seorang kontraktor di Bandar Lampung juga menilai kepemimpinan Agung selama menjabat bupati berbeda dengan pemimpin sebelumnya. Bahkan, kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, menyesali tindakan bupati yang tidak memperhatinkan kepentingan rakyat.
Agung Ilmu Mangkungara menjabat bupati lima tahun terakhir. Ia pun terpilih lagi untuk masa jabatan kedua. Agung adalah anak kandung Tamanuri, yang juga pernah menjabat Bupati Waykanan. Saat ini, Tamanuri terpilih lagi menjadi anggota DPR-RI dari Partai Nasdem. (Ap)
Sumber:kumparan