
Dalam video viral pertemuan di ruang rektor, Rony mengaku bahwa setelah memasuki ruangan rektor, ia mengajukan pertanyaan mengenai dugaan gratifikasi dalam pengadaan layanan internet di kampus, serta keluhan mengenai tidak dibayarkannya remunerasi kepada para dosen. Suasana memanas dan berujung pada cekcok mulut karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari rektor.
Rony mengatakan bahwa dirinya terpancing emosi oleh permainan dramatis yang dilakukan oleh Khairunnas. Pada saat itu, Khairunnas tiba-tiba menyerudukkan kepalanya sambil berkata, "Pukul, pukul lah," sebanyak tiga kali.
"Pada panggilan ketiga, saya langsung berdiri, tetapi saya dicegah oleh petugas keamanan. Tiba-tiba Khairunnas menjauh dan teriak sambil menunjuk kepalanya, 'Ludah, ludah.' Kemudian, ia meminta petugas keamanan untuk mengambil foto keningnya," tambahnya.
Menurut Rony, jika ia benar-benar meludahi Khairunnas, maka orang pertama yang akan terkena dampaknya adalah petugas keamanan yang berdiri di antara dirinya dan Khairunnas.
Sumber: Antarariau