
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan AMANAH dalam mengelola serta menghidupkan fasilitas yang ada, sehingga dapat menjadi pusat inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM generasi muda Aceh. Ia mengingatkan bahwa generasi masa depan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
“Kita ingin generasi Aceh Besar menjadi generasi unggul dan hebat. Mereka harus kreatif, inovatif, dan tetap memiliki nilai-nilai budaya serta keislaman yang kuat,” tegasnya.
Syech Muharram juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, di antaranya penguatan sektor pertanian melalui program cetak sawah baru, perbaikan irigasi, pembangunan sumur bor dan pipanisasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor UMKM, perikanan, peternakan dan perkebunan.
Ia bahkan menegaskan komitmennya selama memerintah Aceh Besar untuk menjaga lahan pertanian agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan permukiman. “Kita akan menjaga area persawahan. Tidak boleh lagi dibangun rumah atau bangunan lain di atas lahan produktif,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan pentingnya program pendidikan berbasis keagamaan seperti Beut Kitab Bak Sikula sebagai bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda Aceh Besar yang unggul dan hebat seperti program AMANAH. ***