
Setelah semua alumni yang hadir menyetujuinya, dan disahkan pimpinan sidang, dilanjutkan dengan laporan pertanggung jawaban pengurus PD IKA UNRI 2022-2026 yang disampaikan ketua Dr Taufikurrahman. Saat laporan, ia menyadari banyak kekurangan dalam menjalankan kepengurusan IKA UNRI periode sebelumnya. Bahkan ia siap untuk tidak terpilih kembali dan memberikan kesempatan untuk alumni lain memimpin.
Namun, saat sejumlah alumni mengusulkan sejumlah nama yang dicalonkan sebagai Ketua PD IKA UNRI Kepulauan Meranti periode selanjutnya (2026-2030), seluruh bakal calon memilih mundur dan kembali meminta Dr Taufikurrahman yang juga diusulkan untuk kembali menahkodai PD IKA UNRI Kepulauan Meranti. Sebab, ia dianggap sosok yang paling layak saat ini untuk menjaga eksistensi PD IKA UNRI Kepulauan Meranti di tingkat wilayah, maupun ke tingkat pusat.
Ketua Panitia Mubesda II PD IKA UNRI Kepulauan Meranti, Sopandi S Sos yang sempat dicalonkan mengatakan bahwa dengan kondisi PD IKA UNRI Kepulauan Meranti masih seumur jagung, memerlukan sosok yang sabar dan bisa menjadi panutan. Saat ini sosok tersebut masih patut diamanahkan kepada Dr Taufikurrahman.
"Kelembagaan IKA UNRI ini sifatnya kekeluargaan. Jadi tidak perlu kita harus dengan pemilihan. Jika mufakat bisa dikedepankan, kenapa harus dengan pertarungan. Beliau juga saat ini masih pantas untuk memimpin PD IKA UNRI Kepulauan Meranti ini untuk periode kedua. Jika sudah tidak bisa dicalonkan lagi, baru kita cari sosok lain penggantinya. Karena saat ini masih beliau yang terbaik," sebut alumni Fisipol angkatan 1997 ini.
Pelaksanaan Musda ditutup dengan memilih formatur untuk menyusun kepengurusan PD IKA UNRI 2026-2030 dan foto bersama. ***