
Menurut Sony, skema tersebut memungkinkan pembangunan berjalan lebih cepat dibandingkan apabila seluruh proses dilakukan melalui mekanisme pengadaan konvensional yang membutuhkan waktu lebih panjang.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa MBG merupakan program nasional lintas sektor yang membutuhkan dukungan berbagai kementerian dan lembaga.
“Program MBG bukan program satu lembaga, melainkan program nasional yang melibatkan banyak kementerian dan institusi agar pelaksanaannya berjalan terkoordinasi dan berdampak luas,” ujar Khairul.
Menurutnya, dukungan TNI memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pelaksanaan program serta memastikan layanan MBG dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
“Dukungan TNI membantu memastikan distribusi MBG berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran, terutama di wilayah dengan tantangan geografis,” tambahnya.
Komitmen keterlibatan TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat juga sejalan dengan pandangan Presiden Prabowo Subianto mengenai peran tentara sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat.
“Penderitaan rakyat adalah penderitaan tentara. Karena tentara, awaknya, anggotanya adalah anak-anak rakyat,” ujar Presiden Prabowo.