×
Anies Menang dalam Survei, Namun Tertinggal dalam Kompetisi: PDIP Kini Sendirian
politik | Senin, 19 Agustus 2024 | 10:23:40 WIB
Editor : Putrajaya | Penulis : Red
Anies Baswedan

JAKARTA - Peluang Anies Baswedan untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 semakin menipis. Partai-partai politik yang sebelumnya mendukungnya kini menarik dukungan dan bergabung dengan koalisi lain.

Meskipun Anies Baswedan terus menunjukkan popularitas dan elektabilitas tinggi, dukungan politik yang didapatkannya tidak memadai untuk mendukung pencalonannya. Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis survei pada 18 Agustus 2024 yang menunjukkan empat nama kandidat dengan elektabilitas kuat: Anies Baswedan, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Ridwan Kamil, dan Kaesang Pangarep. Dalam survei tersebut, Anies Baswedan menduduki posisi teratas sebagai calon gubernur terpilih, dengan hasil sebagai berikut: Anies 42,8% versus Ridwan Kamil 34,9%, dan 22,3% pemilih masih bingung. Melawan Ahok, Anies unggul 37,8% berbanding 34,3%, sementara melawan Kaesang, Anies memperoleh 46,5% dibandingkan 38,5%.

Namun, hasil survei ini tampaknya tidak mencerminkan realitas politik terkini. Dukungan dari Koalisi Perubahan, yang terdiri dari PKS, Nasdem, dan PKB, semakin merosot. PKS, yang memiliki 18 kursi di DPRD Jakarta, mencabut dukungan terhadap Anies pada 4 Agustus lalu, memberikan tenggat waktu kepada Anies untuk mencari dukungan baru.

Baca :

Syarat pencalonan dalam Pilkada Jakarta membutuhkan minimal 22 kursi dari total 106 kursi DPRD Jakarta. Setelah PKS, Nasdem, yang memiliki 11 kursi, juga mengundurkan diri. PKS dan Nasdem kini beraliansi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur.

KIM, yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN, PSI, dan Demokrat, merupakan koalisi yang mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dalam Pilpres 2024. Kini, KIM akan mendeklarasikan Ridwan Kamil sebagai calon gubernur pada 19 Agustus 2024, dengan Suswono dari PKS sebagai calon wakil gubernur.

Sementara itu, PDI Perjuangan, yang memiliki 15 kursi di DPRD Jakarta, terpaksa menghadapi kenyataan sulit. Meskipun awalnya berkoalisi dengan PPP dan Perindo, kedua partai ini juga telah bergabung dengan KIM. PDI Perjuangan kini berjuang sendirian dalam menentukan calon.

PDI Perjuangan sempat mempertimbangkan untuk mengusung Anies Baswedan setelah ditinggal partai-partai Koalisi Perubahan. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengakui adanya aspirasi untuk mencalonkan Anies Baswedan bersama Rano Karno. Namun, meskipun pasangan Anies-Rano diusung, kekurangan dukungan kursi tetap menjadi kendala besar.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
opini
SUDAHKAH PENDIDIKAN RIAU MERDEKA BELAJAR ?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:01:24 WIB
nasional
May Day 2026: Pemerintah Menyiapkan Kado Manis Bagi Pekerja
Kamis, 30 April 2026 | 16:50:58 WIB
nasional
May Day 2026 Momentum Kolaborasi Besar Buruh dan Pemerintah
Kamis, 30 April 2026 | 12:03:21 WIB
Riau
Gambar Artikel
Zulfadli Pimpin PWI Rohil Periode 2026 - 2029
Kamis, 30 April 2026 | 04:18:09 WIB
Gambar Artikel
Kapolres dan Wabup Rohil Lepas CJH Panipahan
Sabtu, 25 April 2026 | 11:49:35 WIB
Opini
Gambar Artikel
SUDAHKAH PENDIDIKAN RIAU MERDEKA BELAJAR ?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:01:24 WIB
Gambar Artikel
Dewan Pendidikan "Si Macan Ompong"
Rabu, 22 April 2026 | 12:58:43 WIB
Pilihan Redaksi
Gambar Artikel
SUDAHKAH PENDIDIKAN RIAU MERDEKA BELAJAR ?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:01:24 WIB
Nasional
Advertorial
Gambar Artikel
Penjualan Mobil di April Turun
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB