
5. Kolaborasi dengan Orang Tua: Orang tua dilibatkan dalam proses pembelajaran, untuk memastikan keselarasan antara sekolah dan rumah.
6. Pengembangan Lingkungan Inklusif: Lingkungan sekolah dibuat inklusif, dengan fasilitas dan sumber daya yang memadai untuk SBK
7. Penilaian dan Evaluasi: Penilaian dan evaluasi dilakukan secara berkala, untuk memantau kemajuan SBK dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
Dengan strategi-strategi tersebut, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan SBK dan membantu mereka mengembangkan potensi dan kemampuan mereka secara optimal. ***
*) Hadimihardja, Mantan Kadisdik Provinsi Provinsi Riau