
JAKARTA - Pemerintah memastikan Program Sekolah Rakyat berjalan dengan prinsip transparansi dan ketepatan sasaran guna menghadirkan pendidikan bermutu bagi masyarakat paling membutuhkan. Sistem seleksi siswa dilakukan berbasis data resmi tanpa membuka pendaftaran umum, sehingga menjamin program tepat sasaran.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa proses seleksi siswa tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun. Seluruh mekanisme dilakukan melalui penjangkauan berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran. Penjangkauan dilakukan berbasis DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional),” ujar Saifullah Yusuf.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas proses seleksi agar program benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
“Tidak boleh ada titipan atau intervensi. Semua pihak harus menjaga integritas proses seleksi,” katanya.
Menurutnya, prioritas utama program adalah masyarakat pada kelompok desil satu dan dua, sehingga prinsip kehati-hatian dan ketepatan sasaran harus dijaga.
“Yang paling membutuhkan harus diprioritaskan dalam seleksi. Ini prinsip utama program,” tegasnya.