
Ini jalan paling gampang. Tetap rapat, tetap FGD, tetap foto bareng pejabat. Sampai publik muak dan UU direvisi: Dewan Pendidikan dibubarkan nasional.
Saat itu, sejarah akan mencatat: “Di Riau pernah ada macan. Tapi lebih banyak tidur daripada mengaum. Mati karena kenyang, bukan karena bertarung.”
Penutup: Riau Butuh Macan, Bukan Pajangan
Pendidikan Riau sekarang berbahaya. Nahkodanya banyak yang tidak punya ruh. ABK-nya disiksa. Penumpangnya dibuang ke laut.
Satu-satunya yang bisa gigit nahkoda kalau melenceng adalah Dewan Pendidikan. Tapi giginya mana?
Wahai Macan Ompong, 1,8 juta siswa dan 95.000 guru di Riau lagi nunggu. Kalian mau pasang taring dan maju ke medan tempur, atau mau lanjut jadi pajangan di acara seremonial?
Pilih cepat. Karena di hutan pendidikan, macan yang kelamaan ompong akan mati. Bukan dibunuh, tapi dilupakan.