×
Krisis Iklim dan Banjir Berulang Ancam Ekonomi Rakyat Inhil
riau | Selasa, 16 Desember 2025 | 06:43:37 WIB
Editor : | Penulis :
Kondisi tanaman kelapa saat ini dibeberapa lokasi di wilayah perairan Kabupaten Inhil. (Foto: dok.pribadi)

“Kalau kita ingin peremajaan kelapa berhasil, kalau kita ingin hilirisasi benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat, maka fondasinya harus kokoh melalui Rencana Aksi Daerah Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim yang terencana, terukur, dan dijalankan lintas sektor,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

BDPN memandang bahwa keberlanjutan pembangunan di Indragiri Hilir hanya dapat dicapai apabila kebijakan ekonomi dan kebijakan iklim disinergikan secara sistematis. 

Pembangunan tanpa perlindungan ekologis pada akhirnya berpotensi melemahkan capaian ekonomi itu sendiri, terutama di daerah pesisir gambut dan wilayah rawan banjir hujan yang sangat rentan, lanjutnya.

Baca :

Dikatakannya, rencana aksi daerah mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang kuat bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan ekonomi kelapa rakyat serta melindungi masyarakat pesisir dan pedalaman dari risiko ekologis yang terus meningkat.

Dengan menyusun rencana aksi daerah Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang kuat, partisipatif, dan berbasis ilmiah, Indragiri Hilir memiliki peluang untuk keluar dari siklus kerentanan dan membuka jalan menuju pembangunan daerah yang lebih tangguh, adil, dan berkelanjutan. (rls)


Pilihan Editor
Berita Lainnya
nasional
Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Wafat
Sabtu, 18 April 2026 | 07:36:26 WIB
nasional
Ketum DePA-RI Minta Pemerintah Tak Ceroboh Soal “War Tiket Haji”
Kamis, 16 April 2026 | 15:24:45 WIB
Riau
Opini
Pilihan Redaksi
Gambar Artikel
Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Wafat
Sabtu, 18 April 2026 | 07:36:26 WIB
Nasional
Gambar Artikel
Innalillahi, Sekjen PWI Pusat Wafat
Sabtu, 18 April 2026 | 07:36:26 WIB
Advertorial
Gambar Artikel
Penjualan Mobil di April Turun
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB