
Brutus dan iparnya, Gaius Cassius Longinus, kemudian menjadi pelarian karena diburu oleh para pengikut Julius Caesar dan keturunannya. Mereka kemudian mengobarkan perang saudara. Brutus dan para pengikutnya kemudian kalah dalam Perang Philippi pada Oktober 42 sebelum Masehi. Saat itulah dia memutuskan bunuh diri. Sejak saat itu nama dan sosok Brutus diingat dan disematkan kepada orang-orang yang dituduh sebagai pengkhianat atau musuh dalam selimut di dunia politik.
Last but not least, penulis yakin Presiden Prabowo dan jajarannya memiliki semangat *amor vincit onia; cinta menaklukkan segala*, untuk kesejahteraan negara dan bangsa. ***
*) Penulis adalah alumnus pasca sarjana Universitas Indonesia dan analis madya di Center of Risk Strategic Intelligence Assessment (Cersia)*