×
Dewan Pendidikan "Si Macan Ompong"
opini | Rabu, 22 April 2026 | 12:58:43 WIB
Editor : RED | Penulis : Hadimihardja
Hadimihardja (Foto: pribadi)

Oleh : Hadimihardja

Ada adagium pahit dalam pengawasan publik: yang paling berbahaya bukan harimau buas, melainkan “macan ompong”. Sosoknya ada, aumnya kadang terdengar, tapi giginya tanggal. Tak bisa menggigit, tak ditakuti, hanya jadi simbol di papan struktur. Stigma itu kini sah disematkan kepada Dewan Pendidikan Riau.

Lahir dari amanat UU No. 20/2003 dan PP No. 17/2010, Dewan Pendidikan sejatinya macan penjaga. Empat taringnya jelas: memberi pertimbangan, dukungan, kontrol, dan mediasi. Namun tiga tahun terakhir, publik hanya melihat kandang yang kosong. Macannya ada, tapi ompong.

Baca :

Di hutan birokrasi pendidikan, hewan yang suaranya mengaum tapi giginya copot: Dewan Pendidikan. Julukan “Macan Ompong” sudah 3 tahun melekat di Riau. Mengaum di FGD, ompong di lapangan.

Pertanyaannya sekarang: macan ini mau kemana? Maju menggigit masalah, atau pensiun jadi pajangan?

1. Lahir Sebagai Macan, Tumbuh Jadi Kucing Anggora

UU Sisdiknas Pasal 56 jelas: Dewan Pendidikan itu mandiri. Tugasnya 4: Pertimbangan, Pengawasan, Mediasi, Dukungan. Giginya tajam. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
riau
PWI Riau Kumpulkan 69 Kantong Darah
Senin, 4 Mei 2026 | 14:37:53 WIB
nasional
Ini Kata Ketum SMSI Tentang Hari Kebebasan Pers Sedunia
Minggu, 3 Mei 2026 | 11:40:31 WIB
Riau
Gambar Artikel
PWI Riau Kumpulkan 69 Kantong Darah
Senin, 4 Mei 2026 | 14:37:53 WIB
Opini
Gambar Artikel
SUDAHKAH PENDIDIKAN RIAU MERDEKA BELAJAR ?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:01:24 WIB
Gambar Artikel
Dewan Pendidikan "Si Macan Ompong"
Rabu, 22 April 2026 | 12:58:43 WIB
Pilihan Redaksi
Gambar Artikel
PWI Riau Kumpulkan 69 Kantong Darah
Senin, 4 Mei 2026 | 14:37:53 WIB
Nasional
Advertorial
Gambar Artikel
Penjualan Mobil di April Turun
Senin, 30 November -0001 | 00:00:00 WIB